toro

Sabtu, 01 Januari 2011

kutipan surat..........

Salah satu versi buku Beloved Prophet yang berisi surat-surat cinta antara Kahlil Gibran & Mary Haskell (014019553x.www.newsfromnowhere.org.uk)
Seorang manusia dapat bebas tanpa menjadi hebat, tetapi tak ada orang yang dapat menjadi hebat tanpa menjadi bebas. (Surat Kahlil Gibran, 16 Mei 1913)
"Denganmu, Mary," ia katakan hari ini, "Saya hanya ingin seperti mata pisau pemotong rumput, yang bergerak selagi udara bergerak – hanya berbicara menurut dorongan saat itu. Dan saya benar-benar melakukannya.” (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 10 Januari 1914)
Kadang-kadang engkau bahkan tak mulai berbicara – dan saya berada di penghujung apa yang engkau katakan. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 28 Juli 1917)
Engkau telah menolong saya dalam pekerjaan dan diriku. Dan saya telah menolongmu dalam pekerjaan dan dirimu. Dan saya bersyukur kepada surga untuk hal ini bagimu dan bagiku. (Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 12 Maret 1922)
Menunjukkan cinta itu kecil, dibandingkan dengan hal besar yang mendukung di baliknya. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 28 April 1922)
Saya bahagia dalam kebahagiaanmu. Bagimu kebahagiaan adalah suatu bentuk kebebasan, dan dari semua orang yang saya tahu engkau mesti menjadi yang pertama. Jelaslah engkau telah memperoleh kebahagiaan ini dan kebebasan ini. HIdup tak dapat tidak selain ramah dan manis kepadamu. Engkau telah begitu manis dan ramah kepada kehidupan. (Surat Kahlil Gibran. 24 Januari 1923)

Salah satu lukisan Gibran yang tak berjudul (gibran_art_g309.www.inner-growth.info.From an original)

Bila saya seorang asing di sebuah kota besat saya ingin tidur di kamar yang berbeda, makan di tempat yang berbeda, berjalan melalui jalan yang tak kuketahui, dan melihat orang yang lewat yang tak kukenal. Saya ingin menjadi pejalan sendirian! (Dari Surat Kahlil Gibran. 16 Mei 1911)

Pengetahuan adalah kehidupan dengan sayap-sayap. (Surat Kahlil Gibran. 15 November 1917)
Apa yang jiwa tahu sering tak diketahui orang yang memiliki jiwa. Secara tak terbatas kita lebih banyak daripada yang kita pikirkan. (Surat Kahlil Gibran. 6 Oktober 1915)
Perkawinan tidak memberikan seseorang hak apa pun kepada orang lain kecuali hak-hak yang seseorang berikan. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 27 Mei 1923)
Di kalangan orang-orang cendekia dasar paling meyakinkan untuk perkawinan adalah persahabatan – saling berbagi minat yang nyata – kemampuan memperjuangkan ide bersama-sama dan saling memahami pikiran dan mimpi-mimpi. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 26 Mei 1923)
Apa perbedaan yang dibuat, apakah engkau hidup di sebuah kota besar atau di suatu komunitas rumah-rumah? Hidup yang sesungguhnya ada di dalam diri.
(Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 27 Mei 1923)

Tapi sekarang saya dapat menaruh diriku dalam tanganmu. Engkau dapat menaruh dirimu dalam tangan orang lain bila ia tahu apa yang engkau lakukan dan menghargainya dan mencintainya. Ia memberimu kebebasanmu. (Jurnal Mary Haskell. 20 Juni 1914)
Mary, apa yang ada dalam guntur yang demikian menggerakkanku? Mengapa aku begitu jauh lebih baik dan lebih kuat dan lebih pasti tentang kehidupan bila sebuah guntur lewat? Saya tidak tahu, dan memang saya mencintai guntur lebih banyak, jauh lebih banyak, dari apa pun di alam. (Surat Kahlil Gibran 14 Agustus 1912)
Saya sering menggambarkan diriku hidup di sebuah puncak gunung, pada daerah yang paling berpetir (bukan yang terdingin) di dunia. Apakah ada satu tempat seperti itu? JIka ada saya akan ke sana suatu hari dan mengalihkan hatiku ke dalam gambar dan puisi. (Surat Kahlil Gibran 1 Maret 1914)

Imajinasi melihat realitas yang lengkap, - ia adalah tempat pertemuan masa lampau, kini, dan masa depan. Imajinasi itu terbatas bukan hanya terhadap realitas tapi juga terhadap tempat. Ia hidup di mana-mana. Ia berada di pusat dan merasakan getaran semua lingkaran yang di dalamnya timur dan barat tercakup secara maya. Imajinasi adalah kehidupan kebebasan mental. Ia menyadari hakikat apa pun pada banyak aspek. Imajinasi tidak meninggikan. Kita tidak ingin ditinggikan, kita ingin lebih sadar secara lengkap. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 7 Juni 1912)
Apa itu puisi? “Suatu perluasan visi – dan musik adalah perluasan pendengaran.”
(Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 20 Juni 1914)
Bila tangan Kehidupan itu berat dan malam tak bermusik, tibalah waktunya untuk cinta dan saling percaya. Dan betapa ringannya tangan kehidupan dan betapa bermusiknya malam, bila seorang mencintai dan percaya kepada semua.(Dari Surat Kahlil Gibran 19 Desember 1916)

Seorang pertapa yang benar pergi untuk menemukan rimba yang liar – bukan untuk kehilangan dirinya. (Surat Kahlil Gibran 8 Oktober 1913)
Jika saya dapat membuka sebuah sudut dalam hati seorang lelaki saya tidak mesti hidup dalam kesia-siaan. Hidup itu sendiri adalah suatu wujud, bukan kegembiraan atau penderitaan atau kebahagiaan atau ketakbahagiaan. Membenci sama baik dengan mencintai – seorang musuh mungkin sama baik seperti seorang teman. – Saya berbeda tiap hari – dan bila saya berusia 80 tahun, saya akan tetap melakukan eksperimen dan berubah. Pekerjaan yang telah saya lakukan tak lagi menarik perhatianku – itu sudah lampau. Saya telah memiliki terlalu banyak pada tanganku dalam hidup itu sendiri. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 25 Desember 1912)
Saya sadar semua kesiulitan yang pernah saya hadapi tentang engkau datang dari suatu kekerdilan atau ketakutan dalam diriku. (Dari Jurnal Mary Haskell. 12 Juni 1912)
Ikuti hatimu. Hatimu adalah pemandu yang benar dalam setiap hal besar. Hatiku demikian terbatas. Apa yang engkau ingin lakukan ditentukan oleh unsur ilahi itu yang ada pada setiap kita. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 12 Maret 1922)
Hubungan antara kau dan aku adalah hal paling indah dalam hidupku. Itu adalah hal paling hebat yang saya pernah tahu dalam kehidupan apa pun. Itu abadi. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell. 11 September 1922)
Suatu ekspresi hasrat yang suci untuk menemukan dunia ini dan melihatnya telanjang, dan itulah jiwa puisi Kehidupan. Penyair bukan semata mereka yang menulis puisi, tetapi juga mereka yang hatinya penuh dengan semangat kehidupan. (Surat Kahlil Gibran 17 Juli 1915)
Para profesor di akademi berkata, “Janganlah membuat model lebih indah dari seorang wanita.” Dan jiwaku berbisik, Oh jika kau hanya dapat menggambar model sama indah seperti keindahan sesungguhnyha sang wanita.” (Surat Kahlil Gibran 8 November 1908)
Hal yang terdalam, pengakuan itu, pengetahuan itu, rasa kekerabatan itu mulai pada pandangan pertama padamu, dan itu masih sama sekarang – hanya seribu kali lebih dalam dan lebih lembut. Saya akan mencintaimu sampai keabadian. Saya mencintaimu lama sebelum kita bertemu dalam daging ini. Saya tahu itu ketika pertama kali memandangmu. Itu adalah takdir. Kita bersama seperti ini dan tiada apa pun yang dapat menggoyang-pisahkan kita. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 12 Maret 1922)
Masing-masing dan setiap kita, Mary sayang, mesti memiliki satu tempat istirahat di suatu tempat. Tempat istirahat jiwaku adalah sebuah belukar indah tempat pengetahuanku tentangmu selalu hidup. (Surat Kahlil Gibran 8 November 1908)

Kita adalah ekspresi bumi, dan kehidupan - bukan hanya individu-individu yang terpisah. Kita tak dapat memiliki cukup dari bumi untuk melihat bumi dan diri kita terpisah. Kita bergerak dengan gerakan-gerakannya yang besar dan pertumbuhan kita adalah bagian dari pertumbuhannya yang besar. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 5 Mei 1922)
Pepohonan bersemi, burung-burung berkicau – rerumputan basah – seluruh bumi bersinar. Dan tiba-tiba saya adalah pepohonan dan bunga-bunga dan burung-burung dan rerumputan itu – dan aku benar-benar tak ada lagi. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 23 Mei 1924)
Biarlah aku, Oh biarlah aku memandikan jiwaku dengan warna-warni; biarlah kutelan mentari terbenam dan meminum pelangi. (Surat Kahlil Gibran 8 November 1908)

Hal terindah, Mary, adalah bahwa kau dan aku selalu berjalan bersama, bergandengan tangan, dalam suatu dunia yang indah secara mengagumkan, tak diketahui orang lain. Kita berdua merentangkan sebuah tangan untuk menerima Kehidupan – dan Kehidupan benar-benar bermurah hati. (Surat Kahlil Gibran 22 Oktober 1912)



Cintanya sama tenang seperti Alam itu sendiri. Ia tak mempunyai standar bagimu untuk disetujui, tiada pilihan tentangmu, tapi hanyalah dengan kenyataanmu, persis sama seperti Alam. Kau nyata, demikian pun dia; dua kenyataan saling mencintai – nikmat! (Dari Jurnal Mary Haskell 29 Desember 1912)
Tiada hubungan insanis saling memberi miliknya – setiap dua jiwa mutlak berbeda. Dalam persahabatan atau dalam cinta, keduanya berdampingan mengangkat tangan bersama untuk menemukan apa yang seorang tak dapat mencapainya sendirian. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 8 Juni 1924)
Saya ingin tetap hidup. Bagi semua kehidupan yang ada dalam diriku sekarang, untuk mengetahui tiap momen sampai sepenuhnya. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 7 Juni 1912)
Kau mendengarkan jauh lebih banyak daripada yang dapat saya katakan. Kau mendengar hati nurani. Kau pergi denganlku ke mana kata-kata yang saya ucapkan tak dapat membawamu. (Kahlil Gibran dari Jurnal Mary Haskell 5 Juni 1924)

"Kebingunan dalah awal pengetahuan" (Kutipan dari KAHLIL GIBRAN)
"Bila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia. Walaupun jalannya berat dan terjal.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Tapi jika engkau mencintai dan mesti perlu memiliki hasrat, biarlah ini menjadi hasratmu. Meleleh dan jadi seperti sebuah selokan yang menyanyikan melodinya sampai malam. Mengenal derita dari kelembutan yang berlebihan. Terluka oleh pemahamanmu sendiri tentang cinta; Dan berdarah-darah dengan sukarela dan gembira.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Kau memberi tetapi kecil bila kau berikan milikmu. Bila kau berikan dirimu itulah pemberian yang benar.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Baiklah memberi bila diminta, tapi lebih baik memberi tanpa diminta, melalui pengertian. Dan dengan tangan terbuka mencari seorang yang akan menerima membawa kebahagiaan lebih besar daripada sekadar memberi.” - Kahlil Gibran

"Jika engkau bernyanyi bahkan seperti malaikat, dan mencintai bukan bernyanyinya, Kau setel-serasikan telinga orang sesuai dengan suara siang dan suara malam.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Bila kau gembira, lihatlah dalam-dalam ke hatimu dan kau akan menemukan bahwa yang telah membuatmu berduka adalah yang membuatmu gembira. Bila kau berduka lihatlah lagi ke dalam hatimu, dan kau akan melihat bahwa yang kau tangisi demi kebenaran adalah yang membuatmu senang.” Kahlil Gibran, Sang Nabi


Lukisan Kahlil Gibran ini dapat ditafsirkan, bahwa yang membuat orang saling mencintai adalah yang sama yang membuat dua kekasih ‘saling menyalibkan’ diri. Cinta ibarat pisau bermata dua, dapat membuat dua kekasih menghirup angin kenikmatan surga sekaligus dapat membuat keduanya sama-sama menyalibkan diri. Yang lebih hakiki adalah, bahwa tiada cinta sejati tanpa pengorbanan dan tiada pengorbanan sejati tanpa cinta. (S.Belen)
“Jiwamu sering menjadi medan pertempuran, yang padanya penalaran dan pertimbanganmu berperang melawan nafsu dan selera keinginan. Aku akan menjadi pendamai dalam jiwamu, yang membuatku bisa memutar ketakcocokan dan persaingan dari unsur-unsur ke dalam kesatuan dan melodi.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Banyak dari deritamu adalah pilihan sendiri. Itu adalah racun pahit yang digunakan tabib dalam dirimu untuk menyembuhkan sakitmu sendiri.” -Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Jangan katakan, ‘Saya telah menemukan kebenaran itu’, tapi lebih baik, ‘Saya telah menemukan sebuah kebenaran.’ Jangan katakan, ‘Saya telah menemukan lorong jiwa.’ Lebih baik katakan, ‘Saya telah menemukan jiwa yang berjalan melalui lorongku.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Pemusik dapat bernyanyi bagimu irama yang ada dalam seluruh ruang, tapi ia tak dapat memberimu telinga yang menyandra irama dan suara yang menggemanya.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Kau berbicara bila kau berhenti berdamai dengan pikiranmu; Dan bila kau tak lagi tinggal dalam kesendirian hatimu, kau hidup pada bibirmu, dan bunyi adalah suatu pembelokan dan suatu masa lampau. Dan dalam banyak pembicaraanmu, pemikiran telah separuh terbunuh.” -Kahlil Gibran, Sang Nabi
"[Keindahan] bukanlah bayangan yang akan kau lihat dan bukan nyanyian yang akan kau dengar; Tapi lebih sebagai suatu bayangan yang kau lihat walaupun kau menutup matamu dan sebuah lagu yang kau dengar walaupun kau tutup telingamu.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"Kepadamu telah dikatakan, bahwa bahkan seperti sebuah rantai, kau selemah mata rantai yang terlemah. Tapi ini hanya separuh kebenaran. Kau juga sama kuat seperti mata rantai yang terkuat.” - Kahlil Gibran, Sang Nabi

"HIduplah untuk dirimu – hidupilah kehidupanmu. Maka kau adalah sahabat yang paling benar dari seseorang.” - Kahlil Gibran

"Kau dapat melupakan orang yang tertawa bersamamu, tapi jangan pernah melupakan orang yang telah menangis bersamamu.” - Kahlil Gibran

Jalan setapak ke surga ke surga. (gibran_art_g202.www.inner-growth.info)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar